|
|
|
| A: Walau lahan telah tersedia sejak tahun 1981, kami baru dapat melakukan penanaman di awal musim hujan tahun 1987. Pada waktu itu kami tanam sebanyak 951 bibit durian Monthong, 364 lengkeng Bangkok, 112 rambutan Rafiah, dan beberapa tanaman buah lain untuk konsumsi sendiri. Manajemen kebun sehari-hari kami percayakan kepada orang lain yang berpengalaman berkebun cengkeh di Sumatera Utara, karena Midian Simanjuntak sendiri masih bekerja di Bank Rakyat Indonesia. Ternyata pengalaman memelihara cengkeh belum cukup untuk berhasil dalam memelihara durian Monthong. Q: Di mana letak-nya kebun Durian Juntak? A: Dusun Mekarsari, Desa Tanjung Rasa, Kecamatan Tanjung Sari (pemekaran dari Kecamatan Cariu), Kabupaten Bogor, Jawa-Barat, Indonesia. Kebun kami mudah diakses melalui jalan raya Cibubur – Cileungsi – Jonggol – Cariu – Ciranjang/Cianjur. Dua ratus meter setelah batu kilometer JKT 87, ada simpang jalan desa ke kanan menuju ke kebun kami sejauh 2 km. Perlu kiranya disadari bahwa km 87 itu adalah jarak dari stasiun kereta api Kota, Jakarta. Bila melalui jalan toll Jagorawi, dari interchange Cawang hingga ke pintu kebun kami hanya 60 km. Rincian jarak dari Cawang ke kebun adalah sbb.: Interchange Cawang ―> 13.7km ―> Exit Cibubur ―> 10.0km ―> Cileungsi ―> 14.1km ―> Jonggol ―> 10.4km ―> Cariu ―> 9.8km ―> Simpang ke kebun ―> 2.0km ―> gerbang kebun Durian Juntak. ![]() Click Gambar untuk melihat peta yang besar dan jelas. Q: Apakah lokasi tersebut memang benar-benar cocok untuk berkebun durian? A: Ya. Sebelum kami membeli tanah di lokasi tersebut (1981), terlebih dahulu kami perhatikan apakah banyak tanaman durian di sekitarnya. Daerah Jonggol sejak dahulu memang sudah terkenal sebagai salah satu daerah penghasil durian. Cariu sendiri seringkali dianggap orang adalah bagian dari Jonggol. Tanah yang kami pilih cukup subur, gembur, airasi (udara mudah masuk ke dalam tanah) dan drainasi (air mudah meresap) yang baik. Salah satu pertanda bahwa tanah memiliki airasi dan drainasi yang baik ialah adanya rayap. Rayap tidak bisa hidup di tanah yang airasinya buruk. Kami tidak menganggap rayap merupakan hama pengganggu dan perlu dibasmi, seperti pendapat sebagian orang, karena rayap tidak 'memakan' bagian tanaman yang masih segar. Intensitas sinar matahari juga cukup tinggi. Sumber air dari kali alam juga ada di kebun kami, sehingga kebutuhan air yang banyak bagi tanaman durian dapat kami penuhi. Q: Apakah lahan miring cocok bagi tanaman durian? A: Ya. Tanah yang benar-benar rata dan datar, sehingga aliran airnya kurang lancar atau menggenang justru kurang cocok bagi tanaman durian. Akar durian mudah busuk apabila terendam air. Bila tanahnya datar, sebaiknya dibuatkan selokan pembuang air. Lahan kebun kami merupakan tanah yang miring, bahkan ada yang sampai 45 derajat, semuanya kami tanami durian. Untuk setiap pohon dibuatkan piringan atau tapakan dengan diameter 5-6 meter. Tanah di sekelilingnya tidak boleh dipaculi, tetapi dibiarkan ditumbuhi rumput untuk mencegah erosi di musim hujan. Kemiringan permukaan lahan ini memang perlu mendapat perhatian. Lahan miring sebaiknya jangan sampai ada yang menghadap ke Barat, karena tanaman di lahan seperti itu terlambat mendapat sinar matahari pagi. Q: Bagaimana tingkat produksi Durian Juntak sekarang (November 25, 2006)? A: Produksi kami saat ini (2006) masih sangat rendah. Dari seluruh pohon durian kami, baru sekitar 25 persen yang sudah mencapai usia produktif. Mayoritas pohon durian kami masih berusia muda, bahkan ada yang baru ditanam. Jumlah produksi kami akan terus meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan bertambahnya jumlah pohon yang mulai berbuah dan usia pohon yang semakin dewasa. Hal ini tidak lain disebabkan kegagalan di masa lalu, yakni tingkat mortalitas yang tinggi. Namun perlu disadari bahwa iklim dan cuaca sangat berpengaruh terhadap produksi. Tidak ada jaminan bahwa produksi akan terus meningkat walau jumlah pohon yang sudah dewasa terus meningkat. Q: Mengapa produksi begitu rendah, padahal sudah dimulai sejak tahun 1987? A: Pada awalnya kebun durian kami dikelola oleh orang yang belum berpengalaman dan kurang profesional, sehingga hasilnya jauh dari yang diharapkan. Banyak tanaman yang mati karena terserang penyakit Phytophthora palmivora yang merupakan “musuh” utama durian. Seringkali tingkat kematian mencapai 50%. Dapat dikatakan bahwa 12-tahun pertama operasi kami merupakan bencana. Kami bermula sebagai amatir, menjumpai banyak kesulitan, dan mengenyam banyak kepahitan. Kami membayar sangat mahal, baik waktu dan uang, untuk belajar merawat durian. Sejak pertengahan tahun 2001 pengelolaan kebun sepenuhnya ditangani oleh Midian Simanjuntak, karena dia sudah tidak terikat lagi pada pekerjaan di kantor dan pada saat yang sama manajer kebun itu minta berhenti. Dia mulai seakan-akan dari titik nol; membaca dan mempelajari banyak sekali publikasi ilmiah dan berkonsultasi dengan para dosen IPB. Sejak itu dilakukan berbagai perubahan, perbaikan, percobaan dan penelitian, seperti menerapkan berbagai konsepsi biological control dan Integrated Pest Management (IPM). Pohon-pohon durian semakin segar dan sehat. Bahkan beberapa pohon yang sebelumnya sudah sakit parah dan hampir mati, dapat sembuh dan menjadi sehat kembali. Tingkat kematian tanaman muda juga sudah menurun secara drastis, dari yang semula 50% menjadi kurang dari 5% per tahun. Sekarang kami sudah merasa optimis dan yakin bahwa tingkat produksi kami setiap tahun akan meningkat. Q: Adakah rencana perluasan dan pemekaran kebun Durian Juntak? A: Ya, tetapi masih secara bertahap, sesuai dengan kemampuan finansial kami. Keterbatasan tenaga ahli juga membuat kami harus hati-hati melakukan ekspansi, karena hanya Midian Simanjuntak sendiri yang sudah benar-benar menguasai pengelolaan kebun durian. Apabila salah satu saja dari tiga putra Midian Simanjuntak yang berminat menekuni usaha ini, barulah kami akan melakukan ekspansi yang lebih besar. Putra ke-dua sudah menikah dengan gadis Amerika dan akan tinggal menetap di sana. Yang diharapkan tinggal putra pertama dan ketiga yang saat ini masih kuliah di Amerika. Q: Apakah Durian Juntak bersedia bekerja-sama dengan pihak lain? A: Setiap ajakan kerja sama akan kami pertimbangkan dengan saksama. Namun kami akan sangat berhati-hati untuk melindungi rahasia perusahaan dan intellectual property kami. Oleh karenanya, dalam membuka dan memelihara kebun misalnya, partner kami tidak boleh ikut campur-tangan. Kami harap Anda tidak ragu dan segan menghubungi kami (di Tebet, Jakarta) bila ingin menjajagi kerja sama yang saling menguntungkan. Q: Apakah Durian Juntak bersedia melakukan franchise, dan sistem plasma? A: Setelah kami pertimbangkan dari berbagai segi, franchise dan sistem plasma (Durian Juntak sebagai perusahaan inti) tidak mungkin kami lakukan. Pertama, amat sulit untuk mengawasi mutu durian yang diproduksi oleh orang lain. Kedua, dengan melakukan franchise maupun sistem plasma, maka berbagai aspek yang merupakan rahasia perusahaan dan intellectual property kami menjadi terbuka kepada umum. Di awal penanaman tahun 1987 sudah terpikir oleh kami untuk membagi-bagikan bibit durian Monthong kepada para petani di sekitar kebun kami. Hasilnya akan kami tampung dengan harga yang lebih tinggi dibanding harga yang biasanya diberikan oleh para pedagang durian. Namun pada saat itu jumlah bibit yang tersedia sangat terbatas, sehingga gagasan untuk membantu para petani itu tidak dapat terlaksana. Untunglah hal itu tidak jadi kami lakukan, karena ternyata memelihara durian Monthong amat sulit . Waktu dan kemampuan kami untuk membimbing mereka juga hampir tidak ada. Melakukan franchise atau sistem plasma dapat merusak reputasi Durian Juntak, karena mengawasi mutu durian yang diproduksi oleh orang lain sangat sulit. Oleh karenanya, semua perluasan kebun hanyalah akan dimiliki dan dikelola oleh keluarga kami sendiri. Pemekaran ke pihak lain hanyalah di bidang pemasaran. A: Ya. Setiap tahun Indonesia mengimpor ribuan ton durian. Menurut BPS (Badan Pusat Statistik), volume impor durian kita dalam tahun 2004 dan 2005 adalah 11,086,846 kg dan 11,351,425 kg. Dan hampir sepanjang tahun toko buah dan supermarket kita menjual durian impor. Sementara ekspor durian kita terus menurun, dari 14,241 kg dalam tahun 2003 menjadi hanya 2,911 kg dalam tahun 2005. Ini berarti bahwa permintaan durian di negeri kita sendiri terus meningkat. Untuk menutupi sekitar 11,000 ton durian impor itu saja, diperlukan sekitar 2,200 ha kebun durian berumur 10 tahun (dengan asumsi 1 ha akan menghasilkan 5 ton durian/tahun). Seorang pakar pertanian dari Australia menduga bahwa pasar durian dunia berkisar antara 2 hingga 3 milyar dollar AS setahun. Masalah utama yang dihadapi adalah banyaknya hama dan penyakit yang menjadi “musuh” durian. Bila masalah tersebut dapat diatasi maka berkebun durian akan sangat menguntungkan. A: Masa-masa terpahit kami adalah 12 tahun pertama di mana berbagai kegagalan, terutama kematian pohon durian, hampir membawa malapetaka keuangan bagi kami. Namun kami tidak putus asa, karena kami melihat bahwa dari segi pasar, berkebun durian sangat menguntungkan. Setelah Ir. Midian Simanjuntak, MBA tidak terikat lagi pada pekerjaan rutin di kantor, barulah dimulai menekuni manajemen kebun kami dengan sungguh-sungguh. Setahap demi setahap diperoleh perbaikan dalam segala aspek sehingga menumbuhkan rasa percaya diri pada kami. Kami semakin optimis bahwa berbagai kendala sudah dapat kami atasi dengan baik. Persentasi kematian pohon semakin menurun dengan drastis, hasil panen sudah cukup untuk membiayai pemeliharaan dan perawatan kebun walaupun kapasitas produksi masih rendah. Jumlah customer kami juga meningkat setiap tahun. Kami juga memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dengan membuka website di internet, sehingga sumber customer tidak lagi terlalu tergantung pada pemasangan iklan di media massa. Q: Kapan musim panen durian Durian Juntak? A: Masa panen umum atau raya adalah di bulan Desember hingga April. Sedang panen selingan atau kecil di bulan Juli hingga Oktober. Masa panen ini sangat dipengaruhi oleh siklus iklim dan cuaca, sehingga dapat terjadi pergeseran. Masa panen kami (yang berada di Selatan khatulistiwa) berseberangan dengan masa panen durian Thailand dan Malaysia (yang berada di Utara khatulistiwa). Keadaan ini membuka peluang ekspor durian ke Thailand di musim panen raya di pulau Jawa. A: Buku panduan/pemeliharaan/pemupukan singkat dapat dibaca (click sini) Informasi Durian Monthong dari IPTEK-net (click sini) Maaf. Kami telah menghabiskan banyak waktu dan dana untuk menanggulangi berbagai serangan hama dan penyakit durian. Kami tahu beberapa pekebun durian sudah menyerah karena kewalahan mengatasi kematian pohon durian yang terus-menerus. Ada 61 jenis serangga dan 8 jenis nematoda yang sudah diketahui mengganggu tanaman durian. Terdapat pula 3 jenis bakteri dan 60 kelompok jamur penyebab penyakit pada durian. Salah satu penyebab penyakit yang paling mematikan, baik bagi durian maupun banyak tanaman pohon lainnya, adalah Phytophthora. Walaupun pada awalnya berkebun durian lebih banyak merupakan hobby bagi kami, namun setelah merasakan pahitnya pengalaman kami selama 12 tahun, orientasi kami berubah menjadi bisnis murni. Kami tidak akan menjawab pertanyaan seputar teknis pertanian, karena itu sudah termasuk rahasia bisnis. Kami bukan scientists (ilmuwan) melainkan businessmen (pengusaha). Mau tau apa perbedaan scientist dengan businessmen? Scientists mendapat rezeki dengan memamerkan ilmunya, sedang businessmen berjaya dengan menyembunyikan pengetahuannya. Q: Bila saya ingin berkebun durian, apakah peluang untuk berhasil cukup besar? A: Pertanyaan itu amat sulit kami jawab dengan memuaskan. Kami sendiri sudah mengalami betapa pahitnya; 12 tahun mengeluarkan uang terus-menerus tanpa pemasukan (cash inflow) sama-sekali. Perlu diingat, apabila suatu kebun dibiarkan tidak terurus selama setahun saja, maka kebun itu akan kembali ke titik nol. Oleh karenanya, dari segi finansial saja Anda harus sudah siap membiayainya selama 6-7 tahun, dengan asumsi bahwa semuanya akan berjalan baik. Sekali Anda masuki bisnis ini akan sulit untuk keluar tanpa pengorbanan yang besar. Investasi awal (di luar tanah) saja sudah cukup besar, misalnya untuk sumber air dan jaringan penyiraman di musim kemarau. Bagaimana dengan aspek teknis kebun? Memang cukup banyak buku dan bahan bacaan dalam bahasa Indonesia tersedia di toko buku atau perpustakaan. Tetapi dari pengalaman kami, bahan bacaan tersebut masih kurang memadai untuk menjamin berhasilnya suatu kebun durian. Seperti sudah kami katakan sebelumnya, hama dan penyakit durian amat banyak dan tidak mudah diberantas. Selain penguasaan teknologi dan kemampuan finansial yang memadai, sangat dibutuhkan kerajinan, kesabaran, keuletan dan ketekunan yang tinggi. Oleh karenanya, hanya orang yang memiliki rasa cinta yang tinggi terhadap makhluk hidup (hewan, dan tanaman) yang berpeluang sukses. Merawat hewan atau tanaman jauh lebih sulit dibanding merawat manusia, karena mereka tidak bisa mengatakan apakah mereka lapar atau sakit. Bila semua itu Anda miliki, silahkan mencobanya. Semoga berhasil. Q: Media massa apa saja yang telah meliput Durian Juntak? A: Di bawah ini kami berikan daftar media massa yang telah meliput Durian Juntak. Kami sarankan, bagi Anda yang menggunakan koneksi internet berkecepatan rendah, seperti dial-up 56K modem, agar lebih hemat, sebaiknya liputan yang hendak dibaca Anda save/simpan ke hard-drive komputer Anda dahulu, baru kemudian membacanya setelah terputus dari internet. Tidak seluruh liputan dapat kami posting di website ini dengan lengkap. Bila Anda ingin membacanya secara utuh dan lengkap, kami hanya dapat menyarankan Anda untuk mengunjungi perpustakaan di kota Anda. Mudah-mudahan lembaga tersebut dapat memenuhi keinginan Anda. Q: Di manakah lokasi & informasi dari server Durian Juntak? A: Server Durian Juntak berada di Florida, USA. Download Speed Delegation Check WhoIS Domain Dossier Uptime Ping NSLookup Whois.SC Complete Information Traceroute: Tucson (USA) Sprint (USA) MCI (USA) UA (USA) Gridnet (USA) Q: Bolehkah mengajukan pertanyaan yang belum tercakup dalam Tanya-Jawab ini? A: Tentu. Silahkan mengontak kami melalui telpon (021-831-2416), fax (021-8370-0042), e-mail (durian@juntak.com), SMS text-message, surat-pos, atau-pun chatting online via internet. Kontak informasi-lengkap ada di halaman depan web-site ini ( http://www.juntak.com/ ). |
|
Kirim email kepada
durian@juntak.com bila
mempunyai pertanyaan maupun komentar mengenai web-site ini.
|